BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Linae Victoria Aden mengatakan bahwa Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) dapat aktif membantu Pemerintah dalam upaya Promosi Pendewasaan Usia Perkawinan dan Percepatan Penurunan Stunting.
Kedua hal ini, menurut dia, masih merupakan tantangan yang harus di tuntaskan pada wilayah Kalteng. Mahasiswa hendaknya dapat menjadi agen perubahan, yang akan membawa dampak positif di lingkungan kampus bahkan di masyarakat.
“Hal ini juga memperkuat hubungan kemitraan antara Perguruan Tinggi dengan DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah, dalam upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia," katanya, Minggu, 2 Juni 2024.
Pendewasaan Usia Perkawinan dan Percepatan Penurunan Stunting adalah kedua hal permasalahan yang masih terjadi di Bumi Tambun Bungai ini. Hal tersebut juga segera di tuntaskan selaras dengan Visi Gubernur H. Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, yaitu Kalteng Makin BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis).
Ia ingin mahasiswa dalam mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
--page
"Mahasiswa adalah agen perubahan dan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah agar dapat mensosialisasikan hal ini, terutama dampak usia perkawinan yang belum matang atau dibawah umur rentan terhadap menyebabkan stunting bagi anak," jelasnya. (MARINI/j)









