PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan audiensi sekaligus pelaksanaan Memorandum of Agreement (MoA) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR).

Penandatanganan dan pembahasan rincian kerja sama ini menjadi langkah konkret menjembatani dunia akademik dengan penyelenggaraan pemerintahan di bidang pengelolaan lingkungan hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta, menyampaikan bahwa kolaborasi ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menyatukan peran akademisi dan pemerintah.

Sinergi keduanya diharapkan mampu memperkuat pengelolaan lingkungan hidup, mendorong pengembangan penelitian dan riset yang relevan dengan tantangan di lapangan, serta memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan peran akademisi dan pemerintah untuk mendukung pengelolaan lingkungan hidup, pengembangan riset, serta pengabdian masyarakat di Kalteng,” ujar Joni Harta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Ia menekankan bahwa masalah lingkungan, termasuk pengendalian kerusakan lahan, pengelolaan limbah, hingga pemantauan kualitas lingkungan, membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.

Cakupan kerja sama mencakup pertukaran informasi, pelaksanaan penelitian bersama, penyusunan rekomendasi kebijakan teknis, hingga pelatihan dan edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik UMPR nantinya juga dapat terlibat langsung dalam kajian-kajian teknis yang menjadi prioritas DLH Kalteng.

“Semoga kerja sama ini melahirkan inovasi dan solusi nyata demi kelestarian lingkungan dan kemajuan pendidikan di Kalteng,” tutup Joni Harta. (PATHUR/H)