SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berpotensi tidak mengalami musim kemarau tahun ini.

"Berdasarkan peta perkiraan potensi banjir dan curah hujan di wilayah utara cukup tinggi dan masih berpotensi terjadi hujan," kata Pelaksana Tugas Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Kotim Mulyono Leo Nardo, Selasa, 4 Juni 2024.

Wilayah utara yang termasuk zona 8 Kalimantan Tengah tidak ada masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau karena diperkirakan tidak ada musim kemarau di sana atau hujan sepanjang tahun.

Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Antang Kalang, Tualan Hulu, Telaga Antang, dan Bukit Santuai.

"Saat ini masih berpotensi hujan ringan dan banjir kiriman dari hulu masih terjadi di Kotim," katanya. 

--page

Lebih lanjut, Kotim terbagi menjadi empat zona yaitu Kalteng 8, Kalteng, 9, Kalteng 10, dan Kalteng 13.

Zona Kalteng 9, Kalteng 10, dan Kalteng 13 yaitu wilayah tengah dan selatan Kotim diperkiraan memasuki awal musim kemarau bulan Agustus dasarian 1 dan puncaknya Agustus.

Kemudian 3 zona tersebut memasuki masa transisi musim kemarau ke musim hujan bulan September. 

"Dengan perbedaan cuaca wilayah utara dengan wilayah tengah dan selatan Kotim tersebut bisa berpotensi 2 bencana terjadi bersama," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)