PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sekretaris Daerah Kabupaten Pulang Pisau Tony Harisinta menyampaikan bahwa pemerintah daerah setempat terus berupaya memaksimalkan prioritas utama dalam melaksanakan program isu-isu strategis nasional.

“Sejauh ini capaian aklerasi program strategis nasional dengan program pemerintah daerah sudah sangat baik. Salah satu prioritas utama kita yaitu pengentasan kemiskinan ekstrem, inflasi, dan pencegahan stunting,” katanya.

Ia mencontohkan capaian tersebut diantaranya dalam mengendalikan inflasi. Dimana Kabupaten Pulang Pisau melalui food estate mampu menjaga dan menghasilkan pasokan komoditas beras yang menjadi bagian penting bagi kebutuhan masyarakat.

Kemudian dalam pencegahan stunting, pemerintah setempat juga berhasil menurunkan angka stunting yang mencapai tujuh persen pada tahun 2023. Dengan targer penurunan 14 persen sesuai target nasional.

“Berkenaan dengan ini untuk mewujudkannya tentu perlu sinergitas seluruh organisasi perangkat daerah, tidak terkecuali pemangku kepentingan lainnya untuk terus digerakkan dalam pencegahan stunting,” ujarnya.

--page

Selanjutnya kemiskinan ekstrim, dalam penanganannya harus melibatkan seluruh dinas yang saling terkoordinasi. Yang mana harus bisa melihat kantong-kantong kemiskinan ekstrim yang ada di Kabupaten Pulang Pisau dan siapa saja yang berhak bisa mendapatkan bantuan.

Bahkan Tony menuturkan bahwa pemerintah kabupaten juga terus memberikan perhatian melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang dapat digunakan untuk mengembangkan UMKM dan Koperasi.

“Upaya ini sebagai cara agar masyarakat kita bisa menjadi lebih produktif dan inovatif. Tentunya dari kaji banding di Provinsi DIY dan Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Desa yang ada di pulang pisau diharapkan bisa terinspirasi dan motivasi untuk lebih menggalakkan pengembangan potensi desa yang ada,” tukasnya. (Ahm)