BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD Kalteng Yohannes Freddy Ering menyoroti terkait Direktur Utama (Dirut) Bank Kalteng yang selama 3 tahun masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Ia pun meminta kejelasan terkait hal itu, sebab menurutnya kinerja Bank Kalteng hampir 3 tahun terakhir ini berjalan pincang karena struktur direksi yang belum tuntas terutama Dirut yang masih dijabat Plt.
"Selama kurang lebih 3 tahun Direktur Bank Kalteng dijabat oleh Plt, seharusnya Direktur sudah definitif, sehingga kinerja bank daerah ini bisa berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan," ucapnya, Rabu, 12 Juni 2024.
Selain itu, Freddy juga mempertanyakan sejauh mana dan kemana serta sebesar apa penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalteng selama ini, apakah benar-benar tepat sasaran atau tidak.
"Semua itu harus jelas, karena yang kita inginkan Bank Kalteng benar-benar mampu menjadi perusahaan daerah yang banyak memberikan manfaat bagi pembangunan dan mensejahterakan masyarakat," tuturnya.
--page
Freddy berharap, hal itu bisa menjadi perhatian oleh kepala daerah terutama Gubernur dan pihak Bank Kalteng, sehingga bank daerah ini kedepan dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat positif.
"Kita pastinya ingin semuanya jelas, mulai dari jajaran direksi dan penyaluran CSR harus ada keterbukaan, sehingga kedepan tidak menimbulkan pertanyaan, dan bank daerah ini bisa berjalan dengan baik," tandasnya. (DONNY D/j)









