BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemkab Barito Timur menggelar rapat evaluasi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024, di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Kamis, 20 Juni 2024.
Rapat tersebut dipimpin oleh Pj Bupati Barito Timur Indra Gunawan, dan diikuti asisten Setda, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, camat dan undangan lainnya.
"Rapat ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023 di DPRD dan laporan itu hasilnya juga sudah diaudit oleh BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah," ungkap Pj Bupati Barito Timur dalam sambutannya.
"Dampak dari hasil audit BPK itu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri bahwasanya langsung diusulkan untuk kegiatan perubahan APBD karena ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SILPA dan sisa kegiatan pada pelaksanaan APBD murni ini," lanjutnya.
Karena itu Indra Gunawan menyampaikan kepada seluruh perangkat daerah agar melaporkan berapa persen realisasi anggaran sampai bulan Juni 2024 atau semester I ini serta kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan untuk dibahas dalam perubahan APBD.
--page
"Jadi kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan akan direvisi, maupun kegiatan-kegiatan yang kekurangan anggarannya," ujarnya.
Pj Bupati mencontohkan, seperti rapat penyelesaian konflik masalah sosial masyarakat, yang awalnya direncanakan hanya tiga kali, namun karena belum selesai dan kembali dilaksanakan, maka akan ditambah anggarannya.
Sebaliknya, tambah Dia, ada pula hal-hal yang harus selesai sebelum bulan Oktober dan tidak boleh lagi ada pembahasan lanjutan.
"Hal itu mengingat karena adanya pelaksanaan pemilihan kepala daerah pada bulan November, baik gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati," terang Indra Gunawan. (BOLE MALO/H)









