BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis mengatakan bahwa upaya melestarikan bahasa daerah dapat dilakukan melalui Guru Utama.
"Makanya kita laksanakan bimbingan teknis kepada guru utama dengan berkeliling ke setiap daerah yang ada di Kalteng, terbaru kita gelar di Kabupaten Kotawaringin Barat," kata Muis kepada Borneonews pada Sabtu, 29 Juni 2024.
Menurut Muis, melalui guru upaya Revitalisasi Bahasa Daerah atau RBD dapat dilakukan dengan lebih cepat mengingat para Guru Utama memiliki murid yang ditemui secara reguler.
Untuk Bimtek Guru Utama Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin ini pesertanya berjumlah 20 orang yang terdiri atas guru SD, SMP, dan dari komunitas.
"Dasar kegiatan ini adalah Program Merdeka Belajar episode ke-17 Menteri Pendidikan Kebudayaan Ristek dan Teknologi tentang Revitalisasi Bahasa Daerah," terang Muis
--page
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat, Jamri membuka Bimtek Guru Utama Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin yang dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 24-28 Juni 2024 bertempat di ruang belajar SMPN 1 Arut Selatan ini.
"Tujuan utama program ini untuk melestarikan bahasa daerah dan meningkatkan apresiasi terhadap bahasa dan sastra daerah. Kami ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan Widyabahasa Ahli Madya Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Yohanes Tri Nugroho atas respon dan kolaborasi yang baik dalam pelaksanaan program RBD," tutur Jamri. (TESTI PRISCILLA/Y)









