BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Sengkon mengatakan, perubahan iklim memiliki dampak yang signifikan terhadap mata pencarian masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah pedesaan dan bergantung pada sumber daya alam seperti pertanian, perikanan, dan peternakan.
Dirinya memberikan ulasan dampak perubahan iklim pada mata pencarian masyarakat, yakni :
1. Pertanian:
- Perubahan Pola Hujan:
Ketidakpastian pola hujan dapat menyebabkan kekeringan atau banjir yang mengganggu musim tanam dan hasil panen.
- Suhu Ekstrem:
Suhu yang lebih tinggi dapat mengurangi produktivitas tanaman dan meningkatkan kebutuhan irigasi.
- Serangan Hama dan Penyakit:
Perubahan iklim dapat memperluas wilayah penyebaran hama dan penyakit tanaman.
2. Peternakan:
- Stres Panas:
Hewan ternak dapat mengalami stres panas, mengurangi produktivitas dan kesehatan mereka.
- Ketersediaan Pakan:
--page
Perubahan iklim dapat mempengaruhi ketersediaan dan kualitas pakan, baik dari tanaman pakan maupun padang rumput.
3. Perikanan:
- Perubahan Suhu Air:
Suhu air yang lebih tinggi dapat mempengaruhi distribusi dan produktivitas ikan.
- Kenaikan Permukaan Air Laut:
Ini dapat mengancam ekosistem pesisir dan mengurangi hasil tangkapan nelayan.
4. Sumber Daya Air:
- Ketersediaan Air:
Kekeringan berkepanjangan dapat mengurangi ketersediaan air untuk irigasi, minum, dan kegiatan domestik.
-Kualitas Air:
Banjir dan perubahan pola curah hujan dapat mengurangi kualitas air, yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan produktivitas pertanian.
"Maka perlu langkah-langkah adaptasi seperti pertanian melalui diversifikasi tanaman, menanam berbagai jenis tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi iklim ekstrem. Praktik pertanian berkelanjutan mengadopsi teknik seperti konservasi tanah, irigasi efisien, dan pertanian organik," jelasnya.
Tambahnya, harus ada varietas tahan iklim, mengembangkan dan menggunakan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan, banjir, dan suhu ekstrem. Untuk pertanian meningkatkan manajemen pakan melalui penyimpanan pakan yang baik dan penggunaan pakan alternatif.
--page
Serta, memberikan pelatihan kepada peternak tentang cara-cara beradaptasi dengan perubahan iklim. Pada perikanan katanya, nengimplementasikan praktik pengelolaan perikanan berkelanjutan untuk menjaga stok ikan.
"Melalui akuakultur mengembangkan budidaya perikanan yang lebih tahan terhadap perubahan kondisi lingkungan Mengedukasi nelayan tentang perubahan iklim dan adaptasi yang perlu dilakukan," jelasnya.
Untuk mendukung itu perlu adanya kebijakan dan dukungan Pemerintah Implementasi program adaptasi iklim yang didukung oleh pemerintah, LSM, dan komunitas internasional. Serta peningkatan Kesadaran tentang perubahan iklim dan tindakan adaptasi yang dapat diambil.
"Perubahan iklim merupakan tantangan besar yang mempengaruhi mata pencarian masyarakat di berbagai sektor. Dengan langkah-langkah adaptasi yang tepat, seperti diversifikasi usaha, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan peningkatan kapasitas masyarakat, dampak negatif dari perubahan iklim dapat diminimalkan, dukungan dari pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan komunitas internasional juga sangat penting dalam membantu masyarakat," tutupnya. (MARINI/H)









