BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Sipet Hermanto menyebutkan, sejak Januari hingga 31 Mei 2016 tercatat hanya muncul tujuh Titik Panas (Hotspot) di provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" ini. 

Ia menyampaikan data statistik ini saat kegiatan Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan dan Kebun provinsi Kalteng yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (10/6/2016).

Ia mengatakan, angka ini relatif sangat kecil mengingat selama 2015 pihaknya mencatat ada 4.142 hotspot. Meskipun masih sedikit, pihaknya mengharapkan segenap elemen jangan sampai kebobolan.

"Jangan sampai seperti tahun lalu, 441.665 hektar hutan dan lahan kita habis terbakar," ujarnya. (TESTI PRISCILLA/m)