BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satlantas Polres Kotawaringin Barat mencatat sebanyak 41 kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat, sepanjang 6 bulan atau sejak Januari - Juni tahun 2024.
Kasatlantas Polres Kobar AKP Ghanda Novidiningrat melalui Kanit Gakkum Aiptu Hengky Setyawan menyampaikan, dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 13 orang meninggal dunia.
"Sealama 6 bulan di tahun 2024 ini, jumlah laka lantas meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ujar Aiptu Hengky Setyawan, Sabtu, 6 Juli 2024.
Hengky mengungkapkan, selain korban meninggal dunia, juga menyebabkan sebanyak 38 orang mengalami luka ringan.
Berdasarkan data, sepanjang Januari - Juni 2023, tercatat sebanyak 37 kasus lakalantas yang menyebabkan, 17 orang meninggal dunia dan 34 luka ringan.
--page
Ia mengungkapkan, sebagian besar faktor yang menyebabkan terjadinya laka lantas tersebut, yaitu mulai dari kesalahan orangnya atau human eror dan juga akibat kondisi jalan. Seperti menghindari jalan berlubang dan lainnya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat, untuk berhati - hati dalam berkendara. Selalu taati rambu - rambu lalu lintas.
"Saya imbau kepada pengendara untuk tertib dan disiplin dalam berkendara, dengan mentaati peraturan lalu lintas dan lengkapi kendaraan," tuturnya. (DANANG/j)









