BORNEONEWS, Sampit - Perum Bulog Sub Divisi Regional Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar pasar murah di sejumlah pasar tradisional. Bahan pokok yang dijual harganya di bawah standar di pasaran, antara lain bawang merah, gula pasir, minyak goreng, dan juga beras.
“Kami menggelar pasar murah ini selama sebulan, hingga berakhirnya bulan Ramadan 2016,” ujar Staf Pelayanan Publik Bulog Sub Divre Sampit, Susanto, Jumat (10/6/2016).
Lokasi pasar murah di pasar teradisional tersebut, di antaranya Pusat Perbelanjaan Mentaya, Pasar Sejumput di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dan juga Pasar Keramat di Kecamatan Baamang. Pasar murah tersebut sudah mulai digelar pada awal Ramadan 1437 Hijriyah, namun akan dilanjutkan kembali pada Senin (13/6/2016).
Dari pantauan Borneonews, harga bawang merah di pasaran mengalami kenaikan yang sangat tinggi yakni Rp45 per Kg, sedangkan yang dijual oleh Bulok hanya Rp35 ribu per Kg. Gula pasir yang di pasaran mencapai Rp18 ribu per Kg, untuk di pasar murah ini hanya Rp16 ribu per Kg. Sementara untuk minyak goreng di pasaran yang mencapai Rp17 ribu per Kg, di Bulog hanya Rp13 ribu per kg. Sedangkan beras dijual dnegan harga Rp7.900 per Kg.
Sementara untuk pasar murah ini hanya di gelar di Kota Sampit, belum sampai ke pelosok-pelosok atau pedesaan. Namun mereka tidak dapat melayani, karena masih terfokus di daerah perkotaan. Sedangkan untuk pasar murah ini hanya diperuntunkan untuk masyarakat saja, bukan para pedagang yang ada di pasar.
“Kami tidak menjual kepada para pedagang, namun kami langsung menjual ke masyarakat,” ungkap Susanto.
Selain menjual empat kebutuhan pokok tersbeut, nantinya Bulog juga akan menjual daging sapi. Hal itu dilakukan karena masuk dalam program pemerintah pusat dalam rangka menekan harga daging sapi di pasaran.
Namun daging sapi tersebut masih dalam proses pengiriman, dan diperkirakan sebelum lebaran pasti akan kami jual ke masyarakat. (M. HAMIM/N).








