BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK terus memperkuat organisasi dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi OJK sesuai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan serta menghadapi tantangan perkembangan di sektor jasa keuangan.
Demikian yang disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar dalam Pembukaan Program Pendidikan Calon Staf atau PCS Angkatan 7 yang turut dihadiri oleh jajaran Anggota Dewan Komisioner OJK di Jakarta, Senin, 22 Juli 2024.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan bahwa dalam melakukan proses rekrutmen, OJK mengutamakan kualitas dari calon peserta yang mendaftar, bukan sekadar melihat kuantitas.
"Kami mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas. Bukti nyatanya adalah sebenarnya kami mengharapkan jumlah dari peserta PCS Angkatan 7 atau PCS7 ini adalah 300 orang, namun yang benar-benar diterima adalah yang sesungguhnya sesuai kriteria, parameter dan ketentuan yang ditetapkan," kata Mahendra.
Sebelumnya, pada Maret 2024 yang lalu OJK membuka rekrutmen untuk PCS7 yang diikuti lebih dari 52.000 peserta yang mendaftar, kemudian berdasarkan hasil seleksi telah ditetapkan 261 peserta yang lolos dan berhasil mengikuti program PCS7 yang dibuka hari ini.
--page
Program PCS OJK telah dilaksanakan sejak tahun 2013 dan telah diikuti oleh 2.014 peserta. "Sejak tahun 2022 OJK telah melaksanakan program transformasi organisasi yang masif dan menyeluruh termasuk penyesuaian struktur organisasi, pola kerja dan pemenuhan infrastruktur kerja," bebernya. (TESTI PRISCILLA/Y)









