BORNEONEWS, Kumai - Tiket keberangkatan kapal milik PT Pelni dan Dharma Lautan Utama (DLU) dari Pelabuhan Kumai ke Semarang dan Surabaya mulai 22 Juni sampai 4 Juli atau H-15 lebaran sudah ludes terjual. Tiket yang terdiri dari beberapa kapal milik Pelni seperti KM Egon, Kelimutu dan Awu itu sudah tak tersedia lagi di kantor cabang PT Pelni Pangkalan Bun.
PT Pelni mencatat, tiket sebanyak 6.082 sudah habis dibeli calon penumpang dari H-15 sampai H-1 lebaran. "Dari tanggal 22 Juni sampai 4 Juli 2014 tiket kapal dari Pelni sudah habis, lurang lebih sudah 6.082 jiwa tang sudah masuk dalam titek tersebut," kata Kepala Operasional PT Pelni Cabang Pangkalan Bun Saiful Ghozi kepada Borneonews, Selasa (14/6/2016)
Sejak 22 Juni Pelni memberangkatkan tiga kapal rute dari Kumai ke Semarang dan Surabaya. Kapal tersebut diantaranya KM Egon, Kelimutu dan Awu.
Selain Pelni, Tiket DLU juga nampak sudah terjual habis di kantor cabang DLU di Kecamatan Kumai. Nampak di depan ruang pemesanan tiket kapal, tertili untuk keberangkatan tanggal 24, 28, 30 juni dan 1 serta 4 juli tujuan Kumai - Semarang telah penuh.
"Kalo yang sudah habis kemarin pemesanan kuota kantor untuk online, belum kuota yg di agen resmi karena online belum di buka mas," kata Kepala Cabang PT DLU Kumai, Herdi Dwi Asmoro.
Ia mengatakan, tiket kapal untuk tanggal tersebut memang sudah habis di booking calon penumpang. Namun ia memperkirakan, tiket yang ada di Agen bisa jadi masih tersedia, namun saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan serta harga yang dirilis untuk tiket tersebut.
"Yang sudah beli ini kan baru Booking, bayar DP aja. Karena Pembukaan tiket online masih belum dibuka. Untuk acuan sementara banyaknya penumpang yang sudah booking tiket pada kapasitas kapal," kata Herdi.
Hati-hati Peredaran Tiket Dari Calo
Tiket kapal baik Pelni, Kelimutu dan Awu rupanya sudah dipesan calon pemudik jauh-jauh hari dengan harga yang tinggi. Seperti tiket KM Egon jurusan ke Semarang, PT Pelni menerapkan tarif tidak lebih dari Rp200 ribu dewasa dan Rp175 ribu anak-anak. Sementara untuk kapal Kelimutu dan Awu masing-masing sekitar Rp180 ribu dewasa.
Namun yang terjadi saat ini, beberapa calon penumpang yang sudah memegang tiket mengaku membeli tiket dengan Rp550 ribu.
"Saya beli tiket pesan dari teman, tapi nunggu keluarnya lama bisa sampai satu minggu. Harganya Rp550 ribu pertiket dewasa," kata Ajis salah satu calon penumpang asal Semarang.
Bahkan, cerminan mudik tahun lalu, satu tiket KM Egon dibeli calon penumpang dengan harga Rp1 juta dari calo tiket. Pemkab Kobar serta pihak kepolisian harus intents mengawasi dan menelusiri cara bermainnya tiket yang beredar di tangan-tangan calo tersebut. (CECEP HERDI/m)








