BORNEONEWS, Kasongan - Warga Kasongan Kabupaten Katingan tampaknya sudah kehabisan kesabaran karena akhir-akhir ini listrik sering byarpet.
Bahkan sejumlah warga Kasongan sudah berniat bakal mendemo Kantor PLN Ranting Kasongan di Jalan Trans Kalimantan Km4,5.
"Akhir-akhir ini listrik PLN terutama pas kita lagi buka puasa dan salat tarawih tiba-tiba padam. Dan puncaknya hari ini, sampai jam satu siang ini listrik PLN wilayah kita belum juga menyala," tutur Ketua LSM Suara Rakyat Katingan, Anto Saptono kepada Borneonews, Selasa (14/6).
Menurutnya listrik PLN di Kota Kasongan padam sekitar pukul 10.00 Wib. Hingga siang menjelang sore hari listrik PLN itu tak kunjung hidup.
"Makanya kita sudah melakukan penggalangan terhadap warga Kasongan ini untuk bersama-sama mendemo Kantor PLN Ranting Kasongan itu, sebab sejauh ini saat listrik padam tidak ada pemberitahuan lebih dulu," sebutnya.
Kemudian pihaknya juga bakal menanyakan sistim pembelian/pembayaran listrik dengan pulsa (token). Pasalnya tidak jarang pelanggan dengan sistim prabayar ini dirugikan.
"Ada warga yang lapor bahwa setelah listrik padam tiba-tiba, namun kemudian saat pemadaman berakhir listrik tidak menyala di rumah warga tersebut, padahalal sebelumnya baru diisi Rp50 ribu,".
Setelah dicek pada meteran, ternyata angka KWH menunjukkan nol. Sehingga warga tersebut harus membeli token kembali ke toko atau tempat penjualan token listrik.
"Selain itu yang akan kami tanyakan saat demo nanti ialah masalah potongan/pajak lampu penerangan jalan. Sebab selama ini terutama di jalan raya masih banyak yang gelap," katanya.
Anto Saptono masih belum bisa memastikan kapan pihaknya bakal menggelar demo ke Kantor PLN Ranting Kasongan tersebut.
"Nanti kalau semuanya sudah beres termasuk izin dari pihak Kepolisian, baru kita akan menggelar demo itu," imbuh Anto Saptono. (ABDUL GOFUR/m)








