BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah kejadian menegangkan terjadi di Jalan Kapur Naga, pada Sabtu, 03 Agustus 2024. Warga bernama Febri, sedang duduk santai di depan kios warungnya di persimpangan jalan ketika melihat sesuatu bergerak di semak-semak seberang jalan.
Febri menyampaikan awalnya hanya terlihat sedikit gerakan di antara dedaunan. Namun, seiring berjalannya waktu, kepala ular yang besar muncul dari semak-semak. Ular tersebut semakin memanjang keluar dari persembunyiannya, dan terlihat sangat besar.
"Warga yang penasaran mencoba mendekati, namun ular tersebut kembali menghilang ke dalam semak-semak," ungkap Febri,
Karena takut, warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Tim Rescue Damkar dan Dishub Kota melalui Call Center 112. Tim gabungan segera menuju lokasi kejadian dan bertemu dengan warga yang sudah menunggu. Warga menunjuk lokasi terakhir ular piton tersebut menghilang.
Koordinator Call Center 112 Palangka Raya Sucipto mengatakan, Tim Rescue Damkar langsung melakukan pencarian di semak-semak sesuai dengan petunjuk warga.
--page
Setelah sekitar 20 menit, ular piton sepanjang 4 meter dengan diameter 3,5 inci akhirnya ditemukan. Tim berusaha menjinakkan ular tersebut agar dapat ditangkap hidup-hidup tanpa membahayakan siapa pun.
Berkat pengalaman dan pengetahuan para petugas, ular piton berhasil dievakuasi meskipun sempat melakukan perlawanan. Ular tersebut dimasukkan ke dalam karung 50 kg yang penuh berisi tubuhnya yang besar.
"Nantinya, ular piton akan dilepasliarkan ke alam bebas yang jauh dari pemukiman masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/H)









