BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM), Suhaemi menyampaikan, Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Dishanpang merupakan hasil sinergi stakeholder terkait pangan.
Di antaranya, dinas urusan pangan, Bulog, ID Food, BUMD Pangan, distributor, petani/ peternak, gapoktan dan pelaku usaha lainnya.
Atas kolaborasi itu, dapat menyediakan pangan pokok murah dan berkualitas untuk masyarakat dengan harga di bawah harga pasar.
“Kebijakan ketahanan pangan ini agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau,” sebut Suhaemi di Halaman Dishanpang Kalteng, Rabu, 14 Agustus 2024.
Ia menyampaikan, bahan pangan yang dijual dan disubsidi pemerintah dalam GPM mencakup beras premium, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras dan minyak goreng.
--page
Sebagai informasi, berdasarkan hasil rapat inflasi pada hari Senin, 12 Agustus 2024, menunjukkan inflasi Kalteng berada 1,28 persen di bawah nasional 2,13 persen. (HERMAWAN DP/Y)









