**Borneonews - Magelang**, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, yang terletak di Jawa Tengah, baru-baru ini meluncurkan proyek percontohan Sistem Pelayanan Angkutan Terintegrasi atau yang dikenal dengan nama *Sepakat*. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum di wilayah tersebut.
Dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan di Magelang, Kepala Dishub Kota Magelang, Candra Wijatmiko Adi, menjelaskan bahwa angkutan perkotaan di daerah ini menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya manajemen yang efektif untuk mengevaluasi kinerja angkutan. Hal ini terlihat dari tidak adanya database yang memadai mengenai pola jaringan trayek yang ada.
Peluncuran proyek ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Magelang, KH M. Mansyur, di Terminal Tipe C Magersari. Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Magelang, Hamzah Kholifi, serta perwakilan dari berbagai organisasi yang bergerak di bidang angkutan dan undangan lainnya.
Candra menegaskan bahwa seharusnya angkutan umum perkotaan dapat memberikan performa yang optimal. Hal ini dapat dicapai dengan memperbarui sistem transportasi umum yang lebih modern dan sesuai dengan perkembangan teknologi terkini. Dia menambahkan bahwa *Sepakat* merupakan perkembangan dari sistem informasi manajemen angkutan jalan yang sudah ada. Proyek ini juga dilengkapi dengan fitur atau modul yang dapat memantau pergerakan angkutan umum secara real-time melalui ruang kendali, yang dikenal sebagai Command Center (CC) Room.
Ruang kendali tersebut terletak di lantai dua gedung Terminal Tipe C Magersari. Dengan adanya sistem *Sepakat*, diharapkan kinerja pelayanan angkutan umum akan meningkat, serta terciptanya sistem transportasi yang lebih baik, ramah lingkungan, dan memenuhi standar pelayanan minimal di Kota Magelang.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Magelang, KH M. Mansyur, mengungkapkan bahwa Kota Magelang adalah salah satu kota pendukung Kawasan Strategis Pembangunan Nasional (KSPN) Borobudur. Di antara elemen penting yang mendukung KSPN tersebut adalah adanya sistem transportasi publik yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.
Dia juga menunjukkan bahwa sektor transportasi kini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks. Pertumbuhan populasi yang pesat, peningkatan jumlah kendaraan pribadi, dan kebutuhan akan mobilitas yang cepat dan nyaman menjadi beberapa isu yang harus dihadapi.
"Maka dari itu, kita dituntut untuk berinovasi dan berpikir kreatif dalam menjawab tantangan ini. Mengintegrasikan berbagai moda transportasi adalah kunci untuk memastikan masyarakat dapat mencapai tujuan mereka dengan mudah dan efisien. Kami sangat mendukung inovasi *Sepakat* ini," ungkapnya.
KH M. Mansyur berharap bahwa sistem *Sepakat* dapat memberikan kemudahan dan manfaat bagi masyarakat Kota Magelang. Ia juga mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam pengembangan dan inovasi sistem transportasi publik di daerah ini.
ANTARA
Dishub Magelang Luncurkan Sistem Sepakat untuk Angkutan Umum Berkualitas
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Fraksi Golkar DPRD Kotim Dorong Perbaikan Sistem Pendidikan yang Adil dan Berkualitas
Kabag Umum Setda Barito Timur Luncurkan Total Pintas, Otomasi Layanan Pinjam Aset
Inovasi Penting bagi Pelaku Pariwisata di Magelang untuk Pemasaran Digital
Inovasi Layanan Publik Magelang Raih Penghargaan KemenPANRB
Polres Magelang Tangkap Pemuda Miliki 200 Gram Sabu
Menteri Kabinet Merah Putih Berangkat Kamis Besok ke Magelang
Komentar (0)
Memuat komentar…







