BORNEONEWS, Tamiang Layang - Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menggandeng Polres Barito Timur untuk melaksanakan tes urine kepada warga binaan pemasyarakatan, Kamis, 22 Agustus 2024.
Kegiatan yang berlangsung di klinik Rutan Tamiang Layang itu diikuti 25 warga binaan yang dipilih secara acak dengan didampingi langsung oleh Kepala Pengamanan Rutan, Wahyu Cahyadi, Kasubsi Pengelolaan Rutan, Sri Rahayu dan JFT Perawat Terampil Rizkyana Kurniawati.
Sedangkan dari Polres Barito Timur, ada 8 anggota satuan reserse narkoba, dipimpin Kepala Unit SPKT, Iptu Suhadi.
Dalam keterangannya, Kepala Pengamanan Rutan, Wahyu Cahyadi mengatakan, tes urine itu sebagai upaya mencegah penyebaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Rutan Tamiang Layang.
Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga binaan yang telah dipilih dan ikut serta dalam kegiatan tes urine dengan kerelaan hati, sehingga pelaksanaannya berjalan aman dan kondusif.
--page
"Alhamdulillah, setelah dilaksanakan tes urine warga binaan dari 20 pria dan 5 wanita, hasil negatif atau tidak terindikasi menggunakan narkoba," ungkapnya.
Wahyu berharap, ke depan, warga binaan Rutan Tamiang Layang tetap bersih dan tidak ada yang menyalahgunakan narkoba.
Sementara itu, Iptu Suhadi mengaku bangga karena imbauan kepada warga binaan selama menjadi tahanan Polres, tetap diingat dan dilaksanakan.
"Kepatuhan atas imbauan kami selama mereka ditahan di Polres terbukti dengan hasil bersih dari penggunaan atau penyalahgunaan obat terlarang," ujarnya.
Rutan Tamiang Layang saat ini menampung 216 warga binaan, terdiri atas 185 narapidana pria, 22 tahanan pria, 6 narapidana wanita, 1 tahanan wanita dan 2 tahanan anak.
Sekadar diketahui, di hari tersebut juga dilaksanakan razia gabungan. Hasilnya, ditemukan sejumlah benda terlarang seperti bilah besi, sendok logam, kaleng alumunium, silet hingga pisau rakitan. Namun, tidak ditemukan alat komunikasi berupa telepon seluler dan sejenisnya.
(BOLE MALO/Y)









