BORNEONEWS, Kotim - Dalam sehari terjadi dua kecelakaan yang menewaskan dua orang, di Kotawaringin Timur. Memasuki H-6 lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah, arus mudik di jalur darat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meningkat cukup signifikan. Peningkatan arus mudik tersebut berpengaruh pada jumlah kecelakaan lalu lintas. Polisi meminta para pengendara baik truk, pikap mobil, dan motor harus berhati-hati, karena rawan kecelakaan. 

"Iya ada dua laka lantas yang membuat korbannya tewas, Rabu (30/6/2016) malam. Dan hal itu terjadi di dua ruas jalan yakni Jenderal Sudirman dan Tjilik Riwut, Sampit," ujar Kapolres Kotim, AKBP Hendra Wirawan, Kamis (30/6/2016). 

Seperti Rabu (29/6/2016), pukul 19.45 WIB, di Jalan Tjilik Riwut Km 29, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kotim. Paharjiono (19) yang mengendarai motor Jupiter tewas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit, setelah dirawat hampir 12 jam.
 
Korban tewas setelah motor yang dikendarai dari arah Palangka-Sampit ditabrak sebuah pikap yang disopiri Sahrudin (42) ketika melaju dari arah berlawanan. Selain menabrak korban hingga tewas, pikap tersebut juga menabrak sebuah rumah hingga hancur, termasuk dua sepeda motor yang sedang parkir di tempat itu. Setelah menabrak, mobil pikap itu langsung terbalik ke dalam parit.

"Sudah kami amankan sopir pikap tersebut, dan masih dalam pemeriksaan mendalam," kata Kapolres Kotim, AKBP Hendra Wirawan.       

Pada hari yang sama, sekitar pukul 20.30 WIB, juga terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban tewas. Kali ini di Jalan Jenderal Sudirman Km 49, Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kotim. Korban adalah Suradi (40), karyawan PT Mas. Dia menabrak bagian belakang motor pengendara lain, sehingga membuat korban oleng dan langsung menabrak trotoar di samping jalan.

Pada arus mudik lebaran kali ini memang diprediksi angka kecelakaan lalu lintas akan meningkat. Kecelakaan bisa saja terjadi kalau pengendara tidak berhati-hati. Oleh sebab itu Hendra meminta masyarakat mengutamakan keselamatan dalam berkendara, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan bisa terhindar, dan mudik pun berjalan lancar dan aman. (M. HAMIM/N).