BORNEONEWS, Pamgkalan Bun - Dua kendaraan matic jenis Honda Beat dan Honda Vario terlibat tabrakan di Jalan A. Yani Km 2, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (11/7/2016).

Tabrakan hebat dua kuda besi itu mengakibatkan satu korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala. Sementara satu orang yang merupakan warga gang Lubut, kelurahan Baru itu di duga mengalami luka dalam terlihat dari sekujur tubuhnya yang mengalami pembengkakan secara tiba-tiba.

Tabrakan yang terjadi sekitar pukul 19. 15 Wib tersebut bermula saat salah seorang jamaah Masjid Al-Hikmah usai melaksanakan salat Isya bermaksud pulang dengan mengendarai motor matic Honda Beat. 

Pria yang belum diketahui identitasnya  ini, melawan arus dengan maksud berputar melalui jalur putar yang terdapat di depan masjid. Namun karena ada mobil dari lajur kiri yang melaju, ia bertahan di tengah jalur putar. Namun rupanya dari arah Kota melaju dengan kecepatan tinggi kendaraan honda matic jenis Vario menuju arah Natai Pelingkau. Tanpa diduga ia menghantam bagian belakang kendaraan matic jemaah masjid tersebut. 

Kerasnya benturan mengakibatkan si penabrak terpental sejauh lima meter tepat di depan masjid Al-Hikmah dengan luka di bagian kepala, darah segar terus keluar dari kepala hingga menggenang di jalan. Sementara korban satunya terseret sejauh dua meter. Walau tidak mengalami luka namun kuat dugaan ia mengalami luka dalam. Menurut warga sekitar korban secara tiba-tiba mengalami pembengkakan di sekujur tubuh.

Sementara kedua motor yang terlibat adu kuat itu sudah tidak berbentuk lagi, bagian depan terutama ban ringsek. Kedua korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun.

Keberadaan Jalur Putar picu Kecelakaan

Keberadaan jalur putar jalan A. Yani KM 2, depan Masjid Al-Hikmah yang berdekatan dengan dua jalur jalan menuju pemukiman Gang Lubut dan menuju Pasar Tembaga Indah dianggap warga sering memicu terjadinya kecelakaan. Pasalnya, untuk mempersingkat waktu tempuh warga sering melawan arus, baik dari arah samping Masjid Al-Hikmah ataupun dari arah Gang Lubut. Padahal jalur tersebut merupakan jalur antarprovinsi yang padat kendaraan. Untuk itu warga meminta agar jalur putar tersebut segera ditutup. 

"Warga yang dari samping Masjid Al-Hikmah yang mau ke Gang Lubut seringkali memotong jalur, begitu pula sebaliknya, ini harus ditutup sudah sering terjadi kecelakaan, dan hari ini termasuk parah sampai kepala salah satu korban luka dan mengeluarkan darah segar, untuk Dishub segera di tutup jalan ini," kata Uji warga Kelurahan Baru di tempat kejadian. (KOKO SULISTYO/m)