BORNEONEWS, Palangka Raya - Widyabasa Ahli Muda, Muston Sitohang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis mengharapkan agar Pemerintah Daerah atau Pemda dapat melakukan Revitalisasi Bahasa Daerah atau RBD ke sekolah-sekolah.
"Untuk di wilayah Barito Selatan kita sudah laksanakan monitoring di SDN 2 Jambu, SDN 3 Jingah, SMPN 3 Teweh Baru dan SMPN 2 Muara Teweh, nah kita berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan selanjutnya dapat melakukan tahapan RBD ini ke sekolah lain secara bertahap," kata Muston pada Minggu, 1 September 2024.
Kepala SDN 2 Jambu, Surimilawati, mengatakan merasa bangga karena sekolahnya menjadi salah satu sekolah yang dipercaya sebagai sekolah pengimbas RBD ini.
Monev RBD ini ditampilkan kemahiran siswa dalam berpuisi, mendongeng, berkomedi tunggal, sastra lisan yakni karungut dalam Bahasa Bakumpai yang merupakan hasil pengimbasan RBD.
Tahapan selanjutnya dalam RBD Bahasa Dayak Bakumpai ini ialah pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu atau FTBI Tingkat Kabupaten Barito Utara dan FTBI TIngkat Provinsi yang direncanakan pada bulan November 2024 di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan serupa juga dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah sesuai dengan bahasa yang direvitalisasi.
--page
Puncak kegiatan adalah penyelenggaraan FTBI Bahasa Dayak Ngaju, FTBI Bahasa Melayu dialek Kotawaringin dan Dayak Bakumpai.(TESTI PRISCILLA/R)









