BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, sekitar pukul 13.00 WIB, merobohkan lima pohon dan satu antena AWS di kantor Manggala Agni, Jalan Pasir Panjang, Jumat, (15/7/2016).

Kepala Daerah Operasi III Manggala Agni, Pangkalan Bun Binsar Oktavianus Togatorop mengatakan, hujan lebat yang terjadi disertai angin kencang menumbangkan sejumlah pohon dengan diameter 30 centimeter setinggi 17 meter di kantor Manggala Agni dan terminal AWS (Automatic Weather System). Selain itu, atap musala dan aula Manggala Agni rusak ringan.

"Ada lima pohon dengan diameter sekitar 30 cm dan antena AWS setinggi 20 meter serta solar panel tenaga surya yang berguna untuk beckup radio, pohon berusia puluhan tahun itu tidak mampu menahan kencangnya angin saat hujan deras siang tadi," beber Binsar.

Ia juga menjelaskan, antena yang tertimpa pohon tersebut sangat vital untuk operasional Manggala Agni. Pasalnya, antena AWS tersebut berfungsi untuk merekam data cuaca, alat komunikasi serta digunakan untuk menembak jaringan internet ke TWA Tanjung Keluang.

Lanjut Binsar, karena pohon-pohon ini merupakan aset negara, maka ia sudah melaporkan hal ini ke Polres Kobar. Hingga saat ini personel Manggala Agni masih berupaya membersihkan pohon-pohon yang tumbang di halaman kantor Manggala Agni.

"Ini masih diupayakan untuk membersihkan pohon-pohonnya yang tumbang, terpaksa sementara ini untuk komunikasi dan perekaman cuaca serta jaringan internet ke TWA Tanjung Keluang tidak bisa dioperasikan," pungkas Binsar. (KOKO SULISTYO/m)