SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sampit, Meldy Putera, didampingi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (TU) Edi Hartono serta staf pengelola dan pengolah makanan, melakukan inspeksi kebersihan dapur Lapas pada Rabu, 4 September 2024.

Inspeksi ini bertujuan memastikan seluruh area dapur memenuhi standar kebersihan dan kelayakan, sehingga dapat mendukung kesehatan serta kesejahteraan para warga binaan.

Inspeksi ini mencakup pengecekan sirkulasi udara, kondisi meja penyajian makanan, hingga fasilitas dapur seperti steamer, freezer, dan peralatan lain yang digunakan dalam proses penyajian makanan. Kalapas Meldy dan Kasubbag TU Edi Hartono memulai pengecekan dari bagian depan dapur, sambil memperhatikan kegiatan pengolahan makanan yang berlangsung. Mereka berkomitmen untuk memastikan setiap sudut dapur tetap higienis dan terawat.

Meldy menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dapur dan sanitasi lingkungan dapur sebagai prioritas utama. "Kebersihan dapur beserta sanitasi lingkungannya adalah hal mendasar yang harus kita penuhi. Saya bersama Kasubbag TU sudah melihat sekeliling, dan memang ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti penambahan AC atau pendingin ruangan untuk ruang penyajian, serta blower di ruang masak yang masih terasa panas," kata Meldy.

Lanjutnya, beberapa fasilitas dapur yang belum optimal akan segera dilengkapi untuk menunjang kenyamanan dan kelayakan dapur. Ia menyoroti pentingnya ruangan yang sejuk dan berventilasi baik agar proses pengolahan makanan berjalan dengan lancar serta terjaga kebersihannya. Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemasyarakatan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan.

Selain itu, Meldy mengingatkan petugas pengawasan dapur agar terus mengawasi dan menjaga standar kebersihan dalam setiap proses memasak.

"Saya berharap petugas pengawas dapur konsisten dalam memantau proses memasak dan penyajian makanan bagi warga binaan. Pastikan selalu kebersihan terjaga dan makanan yang disajikan sesuai dengan kebutuhan pokoknya," ujarnya.

--page

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Sampit dalam memberikan pelayanan yang layak bagi para warga binaan, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan makanan. (DEWI PATMALASARI/j)