BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Penjabat (Pj) Bupati Kapuas, Darliansjah, menyatakan komitmennya untuk mempercepat penyelenggaraan digitalisasi arsip pemerintahan dan keluarga di Kabupaten Kapuas.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi administrasi dan pelayanan publik.
Darliansjah menjelaskan bahwa digitalisasi arsip merupakan wujud dari pelaksanaan Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Menurut dia, digitalisasi ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan informasi, baik yang dimiliki oleh pemerintah daerah, keluarga, maupun pribadi, sesuai amanat UU RI No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
--page
Darliansjah menambahkan bahwa digitalisasi arsip bukan hanya mengubah dokumen dari bentuk fisik ke digital, tetapi juga menerapkan sistem pengelolaan arsip yang terintegrasi sehingga memudahkan akses dan pelacakan informasi oleh instansi terkait.
"Dengan digitalisasi arsip, diharapkan potensi kehilangan atau kerusakan dokumen fisik dapat diminimalisir," katanya, Jumat, 6 September 2024.
Selain itu, masyarakat akan lebih mudah dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan melalui sistem yang lebih cepat dan aman.
Dalam pelaksanaannya, Pj Bupati Kapuas menyebutkan bahwa Pemkab Kapuas akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas.
Disarpustaka akan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada staf terkait agar transisi dari sistem konvensional ke digital dapat berjalan dengan lancar.
Darliansjah juga mendorong penggunaan teknologi yang aman dan mutakhir dalam proses digitalisasi ini, sehingga kualitas dan integritas arsip tetap terjaga.
Ia berharap Kabupaten Kapuas dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pengelolaan arsip yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
"Langkah ini dinilai penting untuk mendukung terciptanya pemerintahan yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (DODI/Y)









