BORNEONEWS, Palangka Raya - Peristiwa kebakaran yang nyaris terjadi beruntun di Jalan Bukit Keminting Induk, Palangka Raya membuat warga resah dan was-was. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah masyarakat setempat berinisiatif menggelar ronda malam secara mandiri demi mengantisipasi terjadinya pembakaran bangunan baik itu warung atau lainnya oleh orang tidak dikenal (OTK).
Christomy Djantan, salah seorang warga Jalan Bukit Keminting Induk, mengungkapkan kekhawatirannya dan menjelaskan alasan di balik inisiatif ronda malam ini.
"Ya, kita takut ini kayanya kesengajaan atau bisa juga sabotase. Karena sepekan ini wilayah kami terus yang jadi sasaran kebakaran. Jadi kami sepakat untuk bikin kaya ronda atau jaga malam antisipasi jika ada hal yang mencurigakan," jelas Christomy, Minggu, 8 September 2024.
Ronda malam ini dilakukan secara bergantian oleh warga sekitar. Mereka berpatroli di wilayah mereka, terutama di sekitar bangunan kosong yang mudah terbakar, seperti kontrakan toko yang terbuat dari kayu.
"Ini inisiatif kami saja dulu. Belum kita kordinasikan dengan RT dan RW lainnya, intinya kami lakukan ronda atau jaga malam ini karena was-was apalagi sudah tengah malam, takutnya saja ada hal yang kaya gini lagi. Kita ga tau terbakar atau sengaja di bakar," ungkapnya.
Christomy mewakili warga Jalan Bukit Keminting meminta kepada Pemerintah Daerah, stakeholder terkait, dan pihak Kepolisian untuk segera melakukan tindakan awal, seperti patroli rutin di wilayah mereka.
"Kami mohon bisa jadi atensi, setidaknya ada tindakan awal seperti Patroli rutin di wilayah kami. Jujur, malam ini kami sangat was-was karena sudah 2 kali dalam semalam ini," pungkasnya. (PATHUR/H)









