JAKARTA –
**Borneonews - Budapest, Hungaria**, Tim catur Indonesia, baik tim putra maupun tim putri, berhasil memulai pertandingan mereka di Olimpiade Catur ke-45 dengan performa yang sangat mengesankan. Mereka berhasil meraih kemenangan besar atas Grenada dan Bhutan dengan skor 4 - 0 pada babak pertama yang berlangsung di Bok Sports Hall. Dalam laga tersebut, tim putra Indonesia memperoleh hasil positif dengan menundukkan Grenada, sebuah negara kecil yang terletak di kawasan Karibia. Sementara itu, tim putri Indonesia melanjutkan dominasi mereka dengan mengalahkan Bhutan juga dengan skor yang sama. Secara umum, kemampuan kedua tim yang dihadapi Indonesia di babak pembuka ini memang kalah jauh dibandingkan dengan tim Merah Putih. Meskipun demikian, keberhasilan ini harus dihadapi dengan kewaspadaan, mengingat pada babak kedua Indonesia akan berhadapan dengan tim-tim yang jauh lebih kuat, yang juga telah meraih hasil signifikan di babak pertama. Kapten Tim Putra Indonesia, Kristianus Liem, menyampaikan bahwa hasil positif ini membawa tantangan baru, karena mereka akan segera berhadapan dengan tim yang lebih unggul di babak berikutnya. Di papan pertama, Satria Duta Cahaya yang memiliki rating 2219 berusaha keras untuk mengalahkan Gilbert Renniel dari Grenada. Di papan kedua, Zacky Dhia Ulhaq dengan rating 2203 berhasil mengatasi perlawanan Gennard Roberts, meskipun sempat menghadapi tekanan dari pemain Grenada yang sedikit lebih berkualitas. Keberhasilan juga ditunjukkan oleh Fabian Glen Mariano (rating 2121) yang berjuang keras sebelum akhirnya meraih kemenangan melawan Vladimir Mendez. Di papan bawah, Reynard Kristoper (rating 2114) menggunakan pembukaan *London System*nya untuk menekan pertahanan James Javon, dan akhirnya membuat Indonesia unggul 4-0. Di sisi putri, WCM Evi Lindiawati dengan rating 1940, berhasil memenangkan pertandingannya meskipun harus berjuang keras melawan Huang Limboo Asha yang memiliki rating 1420. Angel Ruth Nugroho (rating 1939) tampil dominan dengan mengalahkan Dolma Namgay tanpa mengalami kesulitan. Evi Yuliana (rating 1912) juga tampil baik dengan memetik kemenangan atas Lhaden Yeshey. Kemenangan tim putri dilengkapi oleh Clementia Adeline yang mengalahkan Yangsel Dorji Pema. Kapten Tim Putri Indonesia, Lisa Lumongdong, mengungkapkan bahwa anak-anak telah bermain dengan baik, menunjukkan taktik yang tepat dan cepat dalam memanfaatkan kesalahan lawan. Dengan hasil yang memuaskan di babak pertama, baik tim putra maupun tim putri Indonesia kini bersiap menghadapi tantangan di babak kedua. Tim catur putra akan bertanding melawan tim dari Slovakia, sedangkan tim putri akan berhadapan dengan tim Slovenia pada hari ini. Olimpiade Catur edisi ke-45 ini memberikan kesempatan bagi para pecatur muda Indonesia untuk tampil, mengingat para pecatur papan atas harus fokus pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Tim Catur Putra-Putri Indonesia di Budapest diperkuat oleh 10 pecatur, dengan tim putra mencakup Andrean Susilodinata (rating 2393), Zacky Dhia Ulhaq, Satria Duta Cahaya, Fabian Glen Mariano, dan Reynard Kristopher, di bawah kepemimpinan Kristianus Liem sebagai kapten. Sedangkan untuk tim putri, terdiri dari Lindri Juni Widjayanti, Evi Liandiawati, Angel Ruth Nugroho, Evi Yuliana, dan Clementia Adeline, dipimpin oleh WIM Lisa Lumongdong. ANTARA