PALANGKA RAYA –

BPRNEONEWS, Palangka Raya - Langkah digitalisasi pembelajaran yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng), merupakan terobosan penting dalam memodernisasi sistem pendidikan di provinsi tersebut. 

Dipimpin oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, inisiatif ini bertujuan untuk menggantikan metode pembelajaran tradisional dengan teknologi terkini seperti papan tulis digital dan TV interaktif. 

Menurut Plt Kadisdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo, digitalisasi ini akan membuat proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan menarik bagi siswa, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan yang relevan di era digital.

"Salah satu inovasi yang menarik adalah penerapan digital paper untuk menggantikan mading sekolah tradisional, yang memungkinkan siswa untuk membuat dan membagikan konten secara online," ujar Reza, Kamis, 13 September 2024.

Untuk mengatasi tantangan keterisolasian dan akses internet di sekolah-sekolah terpencil, Disdik Kalteng telah memasang panel surya dan penguat sinyal di berbagai sekolah. 

"Sebanyak 30 unit panel surya dan 50 unit penguat sinyal telah didistribusikan, sehingga membantu penyediaan energi dan konektivitas internet yang diperlukan bagi perangkat digital," tuturnya.

Reza juga menegaskan bahwa semua perangkat, termasuk 40 papan tulis interaktif dan 72 TV interaktif, diperoleh melalui usulan yang melibatkan sekolah, dinas, dan masyarakat. 

"Inisiatif ini bukan hanya upaya modernisasi, tetapi juga bagian dari komitmen untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas di seluruh Kalimantan Tengah," ungkapnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kalteng dapat setara dengan daerah lain dalam hal teknologi pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih baik kepada siswa. (MARINI/H)