BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Tersangka YG, yang saat ini tengah mendekam di balik jeruji besi atas dugaan kasus pencurian Tandan Buah Segar (TBS) sawit milik PT BJAP 3, tak lagi bisa menafkahi keluarganya. Keadaan ini membuat istri YG harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak mereka.
Tersentuh oleh situasi tersebut, Kapolres Seruyan melalui Kapolsek Seruyan Tengah AKP Nanang Mauludi, mengambil inisiatif untuk memberikan bantuan kepada keluarga YG.
Bantuan berupa sembako yang terdiri dari beras, mie instan, lauk pauk, serta sejumlah uang jajan diserahkan langsung kepada istri YG di Desa Mugi Penyuhu, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan.
"Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban keluarga YG yang saat ini ditinggalkan dan menjadi tulang punggung keluarga. Semoga mereka tetap kuat menjalani keadaan ini," ujar AKP Nanang, Minggu, 15 September 2024
YG yang kini berada dalam tahanan merasa terharu dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian kepada keluarganya. Ia menyesal atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
"Bukan hanya saya yang menderita, tapi anak dan istri saya juga ikut merasakan akibatnya. Saya sangat menyesal dan berterima kasih atas perhatian ini," kata YG
Kapolsek Seruyan Tengah juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan pencurian, terutama di sektor perkebunan sawit.
Ia menekankan bahwa tindakan melanggar hukum tidak hanya berdampak pada pelaku, tetapi juga pada keluarga yang ditinggalkan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan keluarga YG bisa sedikit terbantu dalam menjalani hari-hari ke depan hingga permasalahan hukum terselesaikan. (FAHRUL/H)









