BORNEONEWS, Palangka Raya - Setiap tanggal 28 September, dunia memperingati Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rabies dan pentingnya langkah-langkah pencegahan. Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno menekankan bahwa rabies adalah penyakit yang dapat dicegah namun masih menjadi ancaman serius di banyak negara.
Rabies adalah penyakit virus yang menyerang sistem saraf pusat dan hampir selalu berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
"Penyakit ini ditularkan melalui gigitan hewan yang terinfeksi, seperti anjing, kucing, dan kelelawar," jelas drh Ganjar pada Senin, 16 September 2024.
Oleh karena itu, katanya, vaksinasi hewan peliharaan menjadi langkah penting dalam pencegahan rabies.
Tema Hari Rabies Sedunia tahun ini menurut Ganjar adalah "All for 1, One Health for All" yang menekankan pentingnya pendekatan kesehatan terpadu untuk semua makhluk hidup.
--page
"Pendekatan ini tidak hanya melibatkan kesehatan manusia, tetapi juga kesehatan hewan dan lingkungan," tambah Ganjar.
Dengan pendekatan ini, katanya, diharapkan dapat tercipta sistem kesehatan yang lebih kuat dan responsif terhadap berbagai penyakit zoonosis.
Di Indonesia, berbagai kegiatan dilakukan untuk memperingati Hari Rabies Sedunia. Salah satunya adalah vaksinasi gratis untuk hewan peliharaan yang diadakan oleh Dinas Pertanian, dan Ketahanan Palangka Raya pada 28 September 2024 mendatang.
"Kami berharap dengan adanya vaksinasi gratis ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya vaksinasi rabies," ujar Ganjar.
Selain vaksinasi, edukasi kepada masyarakat juga menjadi fokus utama. "Kami mengadakan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis dan memberikan informasi yang benar tentang rabies dan cara pencegahannya," katanya lagi.
Edukasi ini diharapkan dapat mengurangi stigma dan ketakutan yang sering kali tidak berdasar terhadap hewan peliharaan.
Dengan upaya bersama dari berbagai pihak, diharapkan rabies dapat diberantas sepenuhnya.
"Kita semua memiliki peran dalam pencegahan rabies. Mari kita bekerja sama untuk menciptakan dunia yang bebas dari rabies," tutur Ganjar. (TESTI PRISCILLA/J)









