BORNEONEWS, Palangka Raya - Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Lapas Perempuan Palangka Raya melaksanakan penggeledahan kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP), Sabini, bersama jajaran Kamtib dan regu pengamanan. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh, meliputi seluruh sudut kamar WBP, dengan fokus pada barang-barang pribadi yang mereka miliki.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan tidak adanya barang terlarang yang masuk ke dalam Lapas. Barang-barang terlarang seperti senjata tajam, narkoba, dan handphone dapat menjadi pemicu keributan dan gangguan keamanan di dalam Lapas.
"Penggeledahan ini merupakan langkah preventif yang kami lakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas, Kami ingin memastikan bahwa Lapas tetap aman dan kondusif bagi seluruh WBP dan petugas." kata Sabini, Sabtu, 21 September 2024.
Selama proses penggeledahan, petugas menemukan beberapa barang yang dianggap mencurigakan. Barang-barang tersebut kemudian diperiksa lebih lanjut untuk memastikan tidak mengandung benda terlarang.
Dengan terlaksananya kegiatan penggeledahan ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Perempuan Palangka Raya.
"Kami juga menghimbau kepada seluruh WBP untuk menaati peraturan yang berlaku dan tidak membawa barang terlarang ke dalam Lapas," pungkasnya. (PATHUR/H)









