PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya melaksanakan kegiatan pengasapan (fogging) menyeluruh di seluruh lingkungan lembaga, Selasa, 28 Juli 2026.

Langkah ini diambil guna menciptakan lingkungan bebas penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk serta menjaga kesehatan seluruh petugas dan warga binaan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya preventif utama untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Kesehatan dan keselamatan seluruh penghuni lembaga menjadi prioritas utama kami. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bersih, aman, dan terhindar dari risiko penyakit menular,” ujar Hani.

Pengasapan dilakukan secara merata mencakup area hunian warga binaan, perkantoran, halaman, saluran air, hingga titik-titik yang berpotensi menjadi tempat persembunyian dan perkembangbiakan nyamuk.

Selama proses berlangsung, pihaknya tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan sesuai prosedur yang berlaku.

Hani menegaskan, kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, bersih, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

“Kami berharap langkah pencegahan ini dapat meminimalkan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk secara optimal. Hal ini juga mendukung terciptanya kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh petugas maupun warga binaan selama menjalani masa pembinaan,” pungkas Hani Anggraeni. (PATHUR/H)