BORNEONEWS, Palangka Raya - Keberadaan Khairani, alias Doyok, 30, bak ditelan bumi. Sudah lebih dari tiga hari sejak Selasa (2/8/2016) sekitar pukul 22.00 WIB, warga Jalan Kalimantan, Gang Kenanga, RT 01, RW XVII, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya itu masih misterius.

Pencarian yang melibatkan puluhan orang sejak Rabu (3/8/2016) siang juga belum membuahkan hasil. Meski demikian, mereka terus berusaha melakukan pencarian di perairan Sungai Kahayan itu.

"Belum kita temukan. Tim masih melakukan pencarian," kata Kapolsek Pahandut AKP Ani Maryani kepada wartawan, Jumat (5/8/2016).

Selain usaha dalam penyisiran itu, Kapolsek juga mengimbau khususnya bagi warga yang tinggal dipinggiran sungai untuk berhati-hati. Kemudian apabila melihat sesuatu menyerupai Doyok, segera lapor ke aparat terdekat. Dalam hal ini, tim pencari mendirikan Posko di Pelabuhan Rambang.

Sekadar mengingatkan, Doyok pamit dengan istrinya, Merry, 28, untuk mencari udang mengggunakan jaring usai maghrib. Padahal kondisinya kala itu kurang enak badan. Merri sendiri juga tengah hamil tiga bulan.

Merri sempat meminta suaminya itu untuk tidak usah berangkat mencari udang. Namun Doyok tidak mengindahkan saran tersebut. Doyok menghilang di kawasan Hulu Antasan Kudung atau sekitar 4-5 kiloan dari rumahnya. (BUDI YULIANTO/m)