BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabar heboh hilangnya seseorang kembali terjadi di kawasan Pelabuhan Rambang, Palangka Raya, Rabu (10/8/2016). Kali ini Surkani, alias Susur, 34, penyewa sebuah barak di Jalan Riau, Gang Giat ujung, RT 02, RW XI, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut.
Bapak dua anak itu menghilang saat mancing di kawasan hutan yang terdapat rawa-rawa. Menurut Resiani, 21, istri Susur, dia pamit dengannya pada Selasa (9/8/2016) pagi.
Susur berangkat mengenakan jaket dengan membawa pancing panjang dari bambu, tapi tanpa bekal makanan. Dia lalu menuju hutan yang terdapat rawa-rawa tersebut. Orang sana biasa menyebutnya rawa-rawa prasiang.
"Iya pamit dengan saya berangkat mancing ke ujung sana. Dia bawa pancing pair, berangkatnya jam 13.00 atau 14.00 WIB siang," ucap Resiani kepada wartawan, Rabu (10/8/2016).
Menurutnya, memancing memang sudah menjadi kegiatan sehari-hari Susur. Namun untuk kali ini tidak seperti biasanya ia belum pulang.
"Biasanya itu sebentar-sebentar pulang. Tapi pada waktu saya pulang kerja dari pasar sore hari, itu belum ada di rumah. Kemudian saya hubungi nomor telephonya. Aktif tapi tidak diangkat," ungkapnya.
Kehebohan warga terjadi ketika waktu maghrib tiba namun Susur belum juga datang. Warga lalu berkumpul dan langsung melakukan pencarian hingga pagi hari, Rabu (10/8/2016). Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Sementara itu, menurut ibu Susur, Sumiati, ia memang sering memancing maupun mencari ikan dengan cara melonta. Namun baru kali Susur tidak pulang. "Baru kali tidak pulang. Dia bisa berenang," ucapnya.
Sekadar diketahui, hilangnya Susur menjadi catatan kedua karena sebelumnya menimpa Khairani alias Doyok, 30, warga Kalimantan, Gang Kenanga, RT 01, RW XVII. Doyok hilang di Hulu Antasan Kudung ketika sedang mencari udang dengan jaring pada Selasa (2/8/2016) lalu. Sampai saat ini keberadaan Doyok masih misterius. (BUDI YULIANTO/m)








