BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya memberikan apresiasi kepada kader vaksinator rabies yang berperan penting dalam kesehatan hewan dan masyarakat. Sejak 2017, kader ini dibentuk untuk menjangkau wilayah padat penduduk dan daerah rawan gigitan hewan, mengatasi keterbatasan tenaga kesehatan hewan pemerintah.
Plh Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Toembak, menyampaikan hal ini saat membuka Peringatan Hari Rabies Sedunia di halaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan pada Sabtu, 28 September 2024.
“Kader vaksinator adalah anggota masyarakat yang dilatih oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk memberikan vaksinasi rabies kepada hewan peliharaan,” kata Arbert.
Ia juga menekankan bahwa Penjabat Walikota Palangka Raya sangat mengapresiasi dedikasi kader vaksinator. “Ibu Penjabat Walikota berdoa agar semua kader selalu dalam lindungan Tuhan dan mendapatkan pahala,” tambahnya.
Sejak 2018, kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Palangka Raya menurun, dengan nol kasus pada manusia di 2024. “Kita patut bersyukur atas pencapaian ini dan berupaya untuk mempertahankan serta meningkatkan hasil ke depan,” jelas Arbert.
Kegiatan Hari Rabies Sedunia ini juga mencakup vaksinasi, pemeriksaan kesehatan hewan, dan kastrasi gratis untuk anjing dan kucing lokal, dengan kuota terbatas, untuk menekan populasi hewan pembawa rabies.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Hj Sunarti, serta perwakilan instansi terkait dan masyarakat pencinta hewan. (TESTI PRISCILLA/H)









