BORNEONEWS, Barito-Selatan - Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Barito Selatan (Barsel) menyatakan ada empat ekor anjing positif terkena penyakit rabies.

Kadis Distanak Barsel, Ibarata mengatakan, empat anjing positif rabies tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap empat sampel otak anjing yang menggigit manusia di wilayah Kecamatan Dusun Selatan. 

“Pada bulan Mei lalu ada dua kasus gigitan anjing di Desa Danau Sadar, satu di desa Sanggu dan satunya lagi di Desa kalahien,” kata Ibarata kepada Borneonews, Rabu (17/8/2016).

Ia membeberkan, sebelumnya Distanak telah melakukan vaksinasi sebanyak 3.271 ekor anjing di wilayah Barito Selatan.

Namun dari jumlah tersebut, ada 607 anjing yang belum divaksinasi. Hal ada warga yang tidak mau dan ada pula tidak ada di rumah.

“Kita berharap kepada warga yang memiliki anjing atau hewan hewan peliharaan lainnya, seperti kucing dan kera agar divaksin rabies supaya terhindar dari penyakit yang membahayakan,” ucap dia. 

Sementara kepala Dinas Kesehatan Barsel, Daryomo Sukiastono mengatakan warga yang digigit anjing yang terkena rabies pada bulan Mei lalu itu sudah mendapat perawatan.

“Semuanya sudah ditangani oleh petugas kesehatan yang ada diwilayah kasus gigitan. Dari empat orang tersebut semuanya tidak apa-apa,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/m).