BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepolisian Resor Gunung Mas mulai memeriksa anggota keluarga tiga mayat yang ditemukan di Desa Tumbang Empas, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Luka ditemukan pada bagian kepala mayat wanita dewasa mengindikasikan mereka tewas dibunuh.

“Kami terus memanggil dan meminta keterangan dari pihak keluarga, baik suami maupun keluarga terdekat lainnya,” ungkap Kepala Kepolisian Resor Gunung Mas Ajun Komisaris Besar Pria Premos melalui telepon, Senin (22/8/2016).

Tiga jenazah yang ditemukan tersebut adalah Uwik (27) dan kedua anaknya, ER (8) dan RE (7 bulan). Riki (28) suami korban sebelumnya mengakui pada Jumat (19/8/2016) petang sekitar pukul 18.00 WIB sepulang dari kerja, ia mencari isteri dan anak-anaknya namun tak dapat ditemukan.

Sabtu (20/8/2016) pagi Riki melapor ke polsek lalu sorenya ketiganya ditemukan tak bernyawa di kubangan rawa sekitar 200 meter dari rumah korban. Menurut keterangan tetangga, korban sempat terlihat hendak ke kubangan tersebut untuk mencuci pakaian sekitar pukul 11.00 WIB hari Jumat itu.

Kejanggalan demi kejanggalan ditemukan setelah ketiga korban divisum. Pertama waktu perkiraan meninggalnya korban yang berselang 8-11 jam setelah ditemukan tewas. Kemudian di dalam kubangan tempat mayat ditemukan, terdapat kayu penyanggah pada agar mayat tak dapat mengambang.

Hasil pemeriksaan dimana tak ditemukannya air di paru-paru korban dewasa menunjukan, Uwik tewas sebelum dimasukkan ke dalam kubangan. Hal itu diperkuat adanya bekas luka di bagian kepala mayat tersebut. (RONI SAHALA/m)