BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Kapuas, di Aula Kantor Bappelitbangda Kapuas, Rabu, 9 Oktober 2024.
Kegiatan ini dalam rangka koordinasi dan sinkronisasi antara seluruh pemangku kepentingan untuk menanggulangi kemiskinan.
Sekda Kapuas, Septedy menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rakor tersebut. Rakor ini bertujuan untuk menindaklanjuti upaya penanggulangan kemiskinan, khususnya dengan pemanfaatan data yang telah diberikan dari pemerintah pusat.
"Melalui Rakor ini, kita akan mendiskusikan berbagai hal terkait penyebab kemiskinan ekstrem dan langkah-langkah penting dalam menyusun program penanggulangan di tahun 2025," ujar Septedy.
Ia menambahkan bahwa salah satu faktor utama meningkatnya kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kapuas adalah dampak dari pandemi Covid-19.
--page
Septedy juga menekankan pentingnya sinergitas antar pemangku kepentingan dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Menurutnya, masalah kemiskinan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan yang harus dikerjakan secara efektif dan kolektif.
Selain itu, agenda Rakor TKPK juga mencakup beberapa poin penting, seperti finalisasi dan penyelarasan data, penyusunan logical framework kemiskinan, evaluasi serta pengendalian program, persiapan rencana aksi tahunan, dan penyusunan dokumen penanganan kemiskinan daerah. Laporan berkala juga akan disiapkan sebagai bagian dari upaya pemantauan progres program. (DODI/Y)









