PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Kalteng telah menjalin kolaborasi strategis dengan USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions atau SEGAR untuk mengembangkan pembiayaan hijau di sektor kelapa sawit.

Melalui kerjasama ini, Bank Kalteng berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial.

"Melalui kolaborasi dengan USAID SEGAR untuk pengembangan pembiayaan hijau pada sektor kelapa sawit, Bank Kalteng mendukung pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial, serta memberikan dampak yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz dalam rilisnya pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Penandatanganan kerjasama ini, kata Danu, menunjukkan komitmen Dewan Direksi Bank Kalteng untuk terus meningkatkan portofolio keuangan berkelanjutan hingga mencapai Rp5,86 triliun pada tahun 2027.

"Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang Bank Kalteng untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan mencapai profitabilitas yang inklusif," tuturnya lagi.

Sebagai bagian dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan, lanjut Danu, Bank Kalteng akan fokus pada penyaluran pembiayaan berkelanjutan seperti pembiayaan UMKM dan pembiayaan perkebunan kelapa sawit, yang merupakan sektor strategis dan unggulan bagi perekonomian Kalimantan Tengah.

Acara penandatanganan kerjasama ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari USAID SEGAR, Bank Kalteng, dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam sambutannya, Primandanu menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini yang memberikan peluang bagi Bank Kalteng untuk berpartisipasi dalam visi pembangunan berkelanjutan.

"Kerja sama yang terjalin melalui MoU ini merupakan bentuk nyata dari sinergi antara berbagai pihak untuk mencapai visi dan misi kita bersama," tambah Danu.

Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh USAID SEGAR terkait proyek ekonomi berkelanjutan yang dilaksanakan di Indonesia. USAID SEGAR memaparkan berbagai inisiatif yang telah dilakukan untuk mendukung praktik perkebunan yang baik dan berkelanjutan di sektor kelapa sawit. Mereka juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam mencapai tujuan ini.

Bank Kalteng, melalui kerjasama ini, berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat lokal dan lingkungan. Dengan fokus pada pembiayaan berkelanjutan, Bank Kalteng berupaya untuk tidak hanya mencapai pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial.

Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi model bagi institusi keuangan lainnya dalam mengembangkan portofolio keuangan berkelanjutan. Dengan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak, Bank Kalteng dan USAID SEGAR optimis dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)