BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kesedihan mendalam masih dirasakan oleh keluarga VA (24), yang ditemukan tewas bersama anaknya di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan.
Proses pemakaman keduanya telah dilakukan pada Jumat malam, 11 Oktober 2024, sekitar pukul 22.00 WIB di pemakaman umum desa setempat, setelah sebelumnya menjalani proses autopsi oleh tim dokter forensik di RSUD dr Murjani Sampit.
Menurut salah satu kerabat korban, Samsul Yusri, keluarga sangat terpukul atas peristiwa tragis yang menimpa VA bersama anak semata wayangnya.
"Orang tua korban sangat syok bahkan sempat beberapa kali pingsan saat mengetahui kejadian tersebut," ujarnya, Sabtu, 12 Oktober 2024.
Pihak keluarga sepenuhnya menyerahkan penyelidikan kasus kematian VA dan anaknya kepada pihak kepolisian. Mereka berharap agar kasus ini dapat segera terungkap, dan pelakunya segera ditangkap.
"Kami mempercayakan pengungkapan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian, hingga tuntas," tambah Samsul Yusri.
Sementara itu. Sekretaris Desa Sungai Bakau, Kurniawan, juga menyampaikan harapannya agar pihak kepolisian bisa bekerja maksimal dalam mengungkap kasus pembunuhan ini.
"Kami berharap pelaku segera diamankan sehingga masyarakat dapat kembali merasa aman tanpa ada ke khawatiran dalam beraktivitas," ungkap Kurniawan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Seruyan di bantu Tim Inafis Polda Kalteng masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap peristiwa tragis tersebut. (FAHRUL/j)









