PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam pencegahan dan pengendalian rabies. Hingga Oktober 2024, lebih dari 3.000 ekor Hewan Penular Rabies atau HPR telah divaksinasi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno, yang menyebutkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari upaya intensif yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya.

"Program vaksinasi rabies ini tidak hanya menyasar anjing, tetapi juga kucing dan kera yang berpotensi menularkan rabies," kata drh Ganjar pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui DPKP telah menyediakan fasilitas vaksinasi gratis di beberapa lokasi strategis, termasuk Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Kalampangan, Klinik Hewan di samping Kantor Dinas Pertanian, dan Pos Kesehatan Hewan atau Poskeswan Tangkiling.

"Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia pada bulan September lalu, DPKP bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Kalteng juga menggelar vaksinasi rabies dan kastrasi gratis," jelas Ganjar lagi.

--page

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang antusias membawa hewan peliharaannya untuk divaksin.

Menurut drh Ganjar, keberhasilan program vaksinasi ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara pemerintah, dokter hewan, dan masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam program ini. Dengan semakin banyaknya hewan yang divaksin, kita dapat menekan risiko penyebaran rabies di Kota Palangka Raya," ujarnya.

Selain vaksinasi, lanjutnya, DPKP juga melakukan sosialisasi mengenai pentingnya vaksinasi rabies dan cara-cara pencegahan lainnya. Edukasi ini dilakukan melalui berbagai media, termasuk penyuluhan langsung ke masyarakat dan kampanye di media sosial.

Dengan capaian ini, Kota Palangka Raya diharapkan dapat terus mempertahankan status bebas rabies dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan.

"Upaya ini merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga dari ancaman penyakit zoonosis," katanya. (TESTI PRISCILLA/Y)