PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya terus berupaya menjaga kesehatan dan pemenuhan hak dari warga binaan dengan menggelar kegiatan screening penyakit menular seksual (PMS) secara rutin.

Sebanyak 130 tahanan, baik laki-laki maupun perempuan, menjalani pemeriksaan kesehatan yang bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit menular seperti HIV, sifilis, dan hepatitis di lingkungan rutan.

Dalam kegiatan ini, Rutan Palangka Raya bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Bukit Hindu dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Sinergi ini diharapkan dapat memberikan hasil pemeriksaan yang akurat dan memadai, sehingga kesehatan para tahanan tetap terpantau dengan baik.

"Kesehatan para tahanan maupun warga binaan menjadi prioritas utama kami. Dengan adanya pemeriksaan rutin seperti ini, kami berharap dapat mencegah penularan penyakit menular seksual di dalam rutan serta memberikan perlindungan kepada seluruh warga binaan," ujar Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Bambang Widiyanto, Kamis, 17 Oktober 2024.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga diiringi dengan sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan penyakit menular seksual. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para tahanan akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar.

--page

Melalui kegiatan screening ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga binaan dan petugas, serta menciptakan lingkungan yang sehat di dalam Rutan Palangka Raya.

"Upaya pencegahan dini penyebaran penyakit menular seksual di lingkungan rutan ini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan warga binaan serta petugas," pungkas Bambang. (PATHUR/y)