PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya mempercepat program vaksinasi rabies dengan menetapkan target ambisius bagi para vaksinator. Dalam tiga minggu terakhir, setiap vaksinator diharapkan dapat mencapai 20 persen dari target vaksinasi mingguan mereka. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Menurut drh Ganjar, langkah ini diambil untuk memastikan bahwa cakupan vaksinasi dapat mencapai target yang telah ditetapkan sebelum akhir tahun.

"Kami hanya memiliki tiga minggu lagi untuk mencapai target ini, dan setiap vaksinator harus bekerja keras untuk memastikan bahwa 20 persen dari populasi yang ditargetkan dapat divaksinasi setiap minggu," ujarnya.

Drh Ganjar menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam mencapai target ini adalah memastikan kesediaan dan keberadan masyarakat pemilih hewan peliharaan berada di kediamannya.

"Kendala di lapangan memang susah ketemu sama pemilik hewan peliharaan kalau sedang jam kerja," kata drh Ganjar pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Selain itu, drh Ganjar juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi rabies.

"Kami terus mengedukasi masyarakat tentang manfaat vaksinasi dan mengatasi berbagai informasi yang salah yang beredar di masyarakat," jelasnya.

Ia berharap dengan edukasi yang tepat, masyarakat akan lebih antusias untuk mengikuti program vaksinasi.

--page

Dalam upaya mencapai target ini, pemerintah juga telah melibatkan berbagai organisasi dan komunitas lokal untuk membantu dalam pelaksanaan vaksinasi.

"Kerja sama dengan berbagai pihak sangat penting untuk memastikan bahwa program vaksinasi ini dapat berjalan dengan sukses," tambah drh Ganjar.

Dengan sisa waktu yang semakin singkat, drh Ganjar optimis bahwa target vaksinasi dapat tercapai.

"Kami yakin dengan kerja keras dan dukungan dari semua pihak, kita dapat mencapai target ini dan melindungi masyarakat dari ancaman rabies yang mematikan," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/Y)