BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS dan USAID SEGAR mengadakan pelatihan budidaya ternak sapi bagi Kelompok Tani Hutan atau KTH di Kotawaringin Barat. Pelatihan ini diikuti oleh 35 peserta dari HKm Danau Seluluk Jaya, HKm Tani Sejati, dan HKm Mawar Bersemi, berlangsung selama dua hari.
"Pelatihan ini fokus pada aspek teknis dan finansial pengelolaan budidaya ternak sapi. Para peserta mendapatkan pengetahuan tentang cara menjalankan usaha peternakan secara komersial dan berorientasi pada keuntungan. Materi pelatihan disampaikan oleh drh Achmad Ghozi dari PT Sulung Ranch," kata Pendamping SSMS Group, Amrin Fauzi dalam rilisnya pada Selasa, 22 Oktober 2024.
PT Sulung Ranch adalah salah satu ranch terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah yang menerapkan sistem peternakan terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit milik SSMS Group. Dalam pelatihan ini, peserta belajar tentang pemilihan bibit sapi unggul, penyiapan kandang, pemberian pakan, serta penanganan gangguan kesehatan dan penyakit pada ternak.
"Selain materi pelatihan, para peserta juga melakukan kunjungan ke Sulung Ranch. Kunjungan ini bertujuan agar peserta dapat berdiskusi dan mendapatkan wawasan langsung tentang usaha peternakan. Mereka belajar tentang berbagai aspek teknis dan praktis dalam budidaya ternak sapi," jelasnya.
Amrin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan tata kelola sektor hilir yang dikelola oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial atau KUPS. Program ini bertujuan untuk mengelola sumber daya hutan secara berkelanjutan melalui usaha peternakan sapi.
Sementara itu Green Supply Chain Specialist dari USAID SEGAR, Liza Apriani, berharap kegiatan ini menjadi investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi kelompok.
"Peluang usaha peternakan sapi di Kotawaringin Barat masih sangat terbuka, mengingat kebutuhan daging sapi yang tinggi dan harga yang relatif mahal di daerah tersebut," kata Liza. (TESTI PRISCILLA/j)









