BORNEONEWS, Gunung Mas - Juru Bicara Fraksi Demokrat Untung Jaya Bangas mengingatkan, kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), supaya terus berupaya mengali potensi pendapatan asli daerah. Artinya realisasi PAD perlu ditingkatkan untuk keperluan pembangunan di kabupaten bermoto Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

Untung Jaya Bangas mengatakan itu ketika menyampaikan pendapat akhir Fraksi Demokrat saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas, dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Gumas terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015 dan pengesahan raperda pengesahaan LKPj penggunaan APBD 2015, Kamis (1/9/2016).

“Realisasi pendapatan asli daerah masih perlu ditingkatkan. Khususnya sektor pengawasan dan evaluasi yang konprenhensif dari tahapan-tahapan pembangunan,” kata Untung.

Dia menyatakan, salah satu hal yang berpotensi untuk PAD dari sektor pajak bumi dan bangunan (PBB). Untuk itu, sangat perlu ditingkatkan dan terus berusaha menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membayar PBB. Sehingga nantinya PAD yang bersumber dari PBB akan diman faatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat.

“PAD masih dapat ditingkatkan melalui PBB, yang dimulai dengan pendataan yang akurat kepada masyarakat yang mempunyai sertifikat atas tanah dan oyak pajak lainnya,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Fraksi Demokrat juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Gumas beserta jajarannya, dalam menyelanggarakan pembangunan di Gumas. Namun demikian, Fraksi Demokrat menyarankan kepada Bupati Gumas untuk melakukan evaluasi di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang masih kurang memperhatikan profesionalisme dan peningkatan etos kerja.

“Dengan ini Fraksi Demokrat berharap kepada saudara Bupati Gunung Mas untuk mengkaji, menganalisis, beban kerja yang lebih professional terhadap ASN dan segera mengangkap pejabat yang definitif/ tetap pada SKPD pada SKPD yang masih dijabat pelaksana tugas (Plt),” kata Untung.

Sebagaimana yang disampaikan Bupati Gumas Arton S Dohong. Pada pada 2015 PAD yang telah ditargetkan sebesar Rp32.940.876.000,00, hanya mampu terealisasi sebesar Rp32.587.769.185,14 atau 98,93%. Artinya, PAD tidak mampu memenuhi target yang diharapkan. (EPRA SENTOSA/m)