KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang  – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar sosialisasi penyusunan dan pemanfaatan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 5 Pilar, Sistem Informasi Peringatan Dini Pengendalian Penduduk (SIPERINDU), dan penguatan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).

Acara ini dibuka  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agus Suharto, mewakili Pj Bupati Seruyan Djainuddin Noor, Rabu, 30 Oktober 2024.

Dalam sambutannya, Agus Suharto menjelaskan tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya GDPK dalam mendukung pembangunan kependudukan yang berkelanjutan di Kabupaten Seruyan.

 "Adanya kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait lima pilar GDPK agar mampu mendukung penyusunan kebijakan kependudukan yang berkelanjutan di Kabupaten Seruyan," ujarnya.

GDPK sendiri mencakup lima pilar utama, yakni Kuantitas Penduduk, Kualitas Penduduk, Mobilitas Penduduk, Pembangunan Keluarga, dan Administrasi Kependudukan.

--page

Sosialisasi ini juga memperkenalkan SIPERINDU, yang berfungsi sebagai sistem peringatan dini untuk pengendalian penduduk, serta memperkuat program Kampung KB sebagai bagian dari strategi pembangunan keluarga berkualitas.

Kegiatan dihadiri perwakilan dari berbagai perangkat daerah dan lembaga terkait di Kabupaten Seruyan, dengan menghadirkan narasumber dari BKXBN Provinsi Kalimantan Tengah. (FAHRUL/Y)