BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sekretaris Daerah (Sekda) Gunung Mas menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan Advokasi Kebijakan, Pendampingan dan Pembinaan Perempuan Pelau Usaha dalam Rangka Peningkatan Ekonomi Keluarga dan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) tahun 2024.
Kegiatan itu diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk , Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Gunung Mas yang dilaskanakan di GPU Damang Batu Kuala Kurun, pada Rabu, 30 Oktober 2024.
"Diharapkan pada masa yang akan datang kemitraan untuk pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku usaha perempuan semakin berkembang dan cakupan pembinaan dengan skala yang lebih luas lagi," kata Richard, Kamis, 31 Oktober 2024.
Dia melanjutkan, meskipun penduduk perempuan saat ini berjumlah hampir sama dengan penduduk laki – laki namun kualitas hidup dalam berbagai bidang pembangunan masih jauh tertinggal.
Lebih lanjut kata Richard, keadilan dan kesetaraan gender masih belum sepenuhnya terwujud, oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan termasuk dalam bidang ekonomi melalui komitmen dari berbagai pihak yaitu pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat dan media massa sesuai dengan tugas dan peran masing – masing.
--page
Di Kabupaten Gunung Mas kata Richard, UMKM lebih banyak di gerakkan oleh perempuan dan hal ini dipercaya akan mampu memberikan kontribusi yang positif dan signifikan bagi peningkatan ekonomi keluarga dan pertumbuhan ekonomi daerah jika benar – benar berkembang dan di dukung sepenuhnya oleh berbagai pihak.
Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Rina Sari menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan pelaku usaha perempuan tersebut diikuti oleh sekitar 150 perempuan pelaku usaha perwakilan organisasi wanita dan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).
Tujuan dilaksanannya kegiatan tersebut yakni untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam rangka keadilan dan kesetaraan gender.
"Kemudian untuk meningkatkan ekonomi perempuan melalui peningkatan kemampuan manajemen bina usaha dan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan produktifitas ekonomi keluarga," kata Rina Sari.
Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan kemarin berupa pembinaan dan pendampingan melalui pemberian materi dan tanya jawab kepada seluruh peserta oleh narasumber dari fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya serta narasumber dari Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun. (RISKA YULYANA/Y)









