PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS Palangka Raya - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng) meningkatkan pengamanan di perbatasan untuk mencegah peredaran narkoba yang semakin marak.

Hal ini dilakukan menyusul beberapa kasus penangkapan jaringan narkoba yang berasal dari luar daerah, seperti Pontianak dan Banjarmasin.

Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Joko Setiono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengamankan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah perbatasan.

"Jaringan narkoba telah memanfaatkan berbagai cara untuk menyelundupkan barang haram tersebut," ujar Joko, Jumat, 1 November 2024.

Menanggapi kerawanan tersebut, BNNP Kalteng berkomitmen untuk meningkatkan pengamanan di perbatasan. Ini dilakukan berdasarkan instruksi Presiden yang meminta BNNP untuk berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya demi meningkatkan keamanan wilayah.

--page

"Kita sudah mengintensifkan kerjasama dengan Polda Kalteng, kemudian dengan instansi-instansi yang lain untuk mengamankan wilayah Bumi Tambun Bungai ini," tambah Joko.

Joko juga menekankan pentingnya peran serta kepala daerah dalam upaya memberantas narkoba melalui pengoptimalan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

BNNP Kalteng berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan, wilayah Kalteng dapat terbebas dari ancaman narkoba dan menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

"Saya berharap kepala daerah yang nantinya akan dipilih oleh masyarakat memiliki rasa kepedulian yang tinggi dengan wilayahnya dan selalu melakukan upaya yang optimal dalam mencegah adanya kerawanan gangguan, seperti peredaran narkotika," tegasnya. (PATHUR/y)