BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan memenuhi hak kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan menggelar kegiatan skrining untuk Penyakit Menular Seksual (PMS) dan Tuberkulosis (TBC).
Kerjasama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) menjadi bukti nyata kepedulian Rutan Palangka Raya terhadap kesehatan warga binaan.
Kegiatan skrining yang dilakukan terhadap 50 orang WBP ini bertujuan untuk mendeteksi dini dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan rutan, khususnya HIV/AIDS dan TBC.
"Kami menyadari bahwa kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi para WBP. Oleh karena itu, kami berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, termasuk dengan melakukan skrining untuk PMS dan TBC," ujar Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Bambang Widiyanto, Jumat, 1 November 2024.
Tim kesehatan gabungan yang terdiri dari lima petugas PKBI dan empat petugas kesehatan dari Rutan Palangka Raya bekerja sama untuk menjalankan pemeriksaan kesehatan.
--page
"Kolaborasi ini sangat penting untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan kesehatan bagi para WBP," ungkap Bambang.
Kegiatan skrining ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para WBP akan pentingnya kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
"Dengan skrining ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para WBP tentang pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap penyakit," jelas Alfiah, salah seorang Petugas Kesehatan Rutan Palangka Raya.
Rutan Palangka Raya juga ingin memastikan bahwa para warga binaan mendapatkan pengobatan yang tepat jika terdeteksi mengidap PMS atau TBC. Kegiatan skrining ini merupakan langkah proaktif yang dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan rutan.
"Kami tidak ingin ada WBP yang terjangkit PMS atau TBC. Oleh karena itu, kami melakukan skrining secara berkala untuk mendeteksi dini dan memberikan pengobatan yang tepat," tegas Bambang.
--page
Rutan Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi para warga binaan dan menciptakan lingkungan rutan yang sehat dan aman.
"Kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi para WBP dalam memenuhi hak kesehatan mereka," pungkasnya. (PATHUR/y)









