SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit, di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah (Kalteng), melaksanakan kegiatan pemasangan foto dan visi misi calon gubernur untuk Warga Binaan. Kegiatan ini bekerja sama dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Sawahan sebagai bagian dari sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

"Kegiatan ini bertujuan memastikan Warga Binaan tetap mendapatkan akses informasi mengenai pesta demokrasi, meskipun sedang berada di dalam lapas," kata Kepala Lapas Kelas II B Sampit, Meldy Putera, Sabtu, 2 November 2024.

Pemasangan materi kampanye ini dilakukan secara langsung oleh Suban Rapi, salah satu pegawai Lapas Sampit, yang bertanggung jawab memastikan Warga Binaan memperoleh informasi mengenai calon gubernur secara lengkap dan mudah diakses. Hal ini menunjukkan komitmen Lapas Sampit untuk mendukung hak-hak politik seluruh Warga Binaan.

"Kami berusaha memastikan bahwa hak politik Warga Binaan tetap terjaga, meskipun mereka sedang menjalani hukuman," ujar Meldy.

Materi kampanye calon gubernur dipasang di area strategis dalam Lapas Sampit yang mudah dilihat oleh Warga Binaan. Dengan lokasi yang strategis, seluruh Warga Binaan diharapkan dapat membaca dan memahami informasi mengenai calon-calon pemimpin mereka.

--page

Meldy menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih baik bagi Warga Binaan tentang proses demokrasi. Dengan mengetahui visi misi calon, mereka diharapkan dapat mengikuti perkembangan Pilkada dan mengerti apa yang menjadi tujuan calon pemimpin mereka.

"Partisipasi dalam Pilkada adalah hak bagi seluruh warga negara, dan kami ingin memastikan Warga Binaan tidak ketinggalan informasi," katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya partisipasi dalam demokrasi. Selain itu juga bisa meningkatkan rasa percaya diri Warga Binaan bahwa mereka tetap memiliki peran dalam masyarakat. (DEWI PATMALASARI/y)