BORNEONEWS, Sampit - Seorang pemuda bernama Ansori Muslim (23) menjadi korban pengeroyokan orang yang tidak dikenal hingga berujung meninggal dunia.
Rita keluarga korban mengatakan kejadian itu terjadi pada Jumat, 8 November 2024. Saat itu korban pergi keluar rumah bersama temannya bernama Fajri untuk menjual ponsel di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.
Setelah menjual ponsel kemudian korban menuju ke kediaman Fajri. Kemudian sekitar pukul 21.00 WIB Korban meminjam sepeda motor Fajri dengan alasan ingin mendatangi temannya.
Korban yang saat itu tidak kunjung kembali membuat teman korban khawatir. Kamudian berinisiatif untuk mencari keberadaan korban.
"Kami mendapat kabar Ansori ini sudah berada di rumah fajri dalam kondisi tidak sadarkan diri. Lalu kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," kata Rita keluarga korban, Minggu, 17 November 2024.
Setalah mendapat perawatan korban dinyatakan meninggal dunia karena mengalami luka serius dibagian kepala, serta luka-luka di sekujur tubuh korban.
"Kita sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, saya berharap pelaku dan kasus ini segera terungkap," ucap keluarga korban. (BUDDI RAHMAT H/j)









